Blenduk Semarang Church is a Church that Was Built in 1753 and is One of the Landmarks in the


GEREJA BLENDUK Harga Tiket Masuk dan Daya Tarik Januari 2024

Gereja Blenduk terletak di kawasan Kota Lama atau outstadt yang merupakan cagar budaya nasional berbentuk belasan bangunan tua.Tepatnya, di Jalan Letjen Soeprapto nomor 32. Outstadt yang memiliki luas 31 hektare ini juga dikenal sebagai Belanda Kecil atau Little Netherland.. Kawasan Kota Lama Semarang dulunya adalah pusat pemerintahan dan perdagangan dari pemerintahan Hindia Belanda.


Gereja Blenduk Semarang Kekunaan

Sejarah singkat Gereja Blenduk. Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel atau Gereja Blenduk. pertama kali dibangun oleh bangsa Portugis pada 1753. Dulunya, desain bangunan ini tampak sederhana, mirip rumah panggung Jawa, dengan bagian atap menyesuaikan arsitektur Jawa. Menurut jurnal Mengenal Gereja Blenduk sebagai Salah Satu.


Gereja Blenduk, Ikon Kota Lama Semarang

Bahasa Indonesia: Gereja Blenduk dibangun pada 1753 ini merupakan salah satu landmark di Kota Lama Semarang. Lokasi bangunan ini berada di Jalan Letjend Suprapto No 32 Kota Lama Semarang dan bernama Gereja GPIB Immanuel. Bangunan gereja yang sekarang merupakan bangunan setangkup dengan facade tunggal yang secara vertikal terbagi atas tiga bagian.


Gambar Gereja Blenduk Semarang serat

Gereja Blenduk Semarang merupakan gereja yang dibangun pada 1753 ini merupakan salah satu landmark di kota lama. Berbeda dari bangunan lain di Kota Lama yang pada umumnya memagari jalan dan tidak menonjolkan bentuk, gedung yang bergaya Neo-Klasik ini justru tampil kontras. Bentuknya lebih menonjol . Lokasi bangunan


Gereja Blenduk, Ikon Outstadt Semarang ยป Pelita Nusantara News

2. Administration. Parish. 200 families (2004) The Protestant Church in Western Indonesia Immanuel Semarang ( Indonesian: Gereja Protestan Indonesia Barat Immanuel Semarang ), better known as Blenduk Church ( Gereja Blenduk ), is a Protestant church in Semarang, Central Java, Indonesia. Built in 1753, it is the oldest church in the province.


Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Tourist Destination BLENDUK CHURCH

Gereja Blenduk termasuk bangunan awal di Kawasan Kota Lama Semarang, tercatat berdiri sejak 1753, dengan ilustrasi desain sebagaimana tampak pada gambar ini. Bangunan gereja awal dengan ciri tradisional ditunjukkan dengan atap tajuk bertumpuk. Sedangkan bangunan lingkungan sekitarnya, tampak beratap pelana dengan kemungkinan besar berbahan.


Gereja Blenduk Semarang Kekunaan

Sekilas Sejarah ๏ธ. Bila ditilik dari sejarah kapan dibangunnya Gereja yang satu ini, ternyata telah melegenda & berdiri sejak 1753. Gereja ini bahkan menjadi landmark dari Kota lama Semarang, meski sekarang dikenal dengan nama Gereja Blenduk, nyatanya Gereja ini memiliki nama asli yakni Nederlandsch Indische Kerk yang kemudian dirubah namanya menjadi Gereja Immanuel ketika Indonesia telah.


GEREJA BLENDUK SEMARANG FOOTAGE NO COPYRIGHT MORNING GOPRO MAX 180 MAX SUPERVIEW 13 MM LENS

Gereja Blenduk offers you a time travel back to the old Semarang. If you came by to visit this place, bring a camera, took lots of picture form the exterior and if you had the chances the interior of the church. When i was there i got the luxury to came inside the curch. Again, one thing that amaze me with colonial structure is their preceise.


Travelovely Megahnya Gereja Blenduk di Kota Lama Semarang Travelovely Travel with love

Blenduk Church in Semarang, Central Java, Indonesia, a church with a colonial architectural style. one of the finest images. See its nomination here. This is a featured picture on the Indonesian language Wikipedia (Gambar pilihan) and is considered one of the finest images.. Gereja Blenduk; Hidden categories: Featured pictures on.


Sejarah Gereja Blenduk, Salah Satu Ikon Kota Lama Semarang Halaman all

GPIB Immanuel Semarang (populer dengan nama Gereja Blenduk, kadang-kadang dieja Gereja Blendug, dan sering kali dilafazkan sebagai mBlendhug) adalah Gereja Kristen tertua di Jawa Tengah yang dibangun oleh masyarakat Belanda yang tinggal di kota itu pada 1753, dengan bentuk oktagonal (persegi delapan).Kubahnya besar, dilapisi perunggu, dan di dalamnya terdapat sebuah orgel Barok.


Gambar Gereja Blenduk Semarang serat

TEMPO.CO, Jakarta - Menyambut Natal 2019, Gereja Blenduk menjadi salah satu destinasi wisata dan tujuan ibadah yang utama di Kota Semarang. Gereja ini bukan hanya penting bagi umat Kristiani di Semarang. Namun gedung itu juga lanskap Kota Lama Semarang, yang sarat dengan sejarah.


Image Exterior of Blenduk Church, Semarang, 20140618

Bangunan gereja yang dikenal dengan nama Gereja Blenduk berawal dari rumah panggung berasitektur Jawa yang didirikan tahun 1753. Hal tersebut bisa terlihat di inkripsi tulisan yang tertera di salah satu baguan gereja yang berwarna putih polos tersebut. Lalu pada tahun 1787 hingga 1794, dilakukan perubahan struktur bangunan mengikuti pola.


Sejarah Gereja Blenduk Semarang Cerita Sejarah

Bentuk massa salib Yunani ini frontal dengan jalan Suari (dulu dinamai Kerk Straat / Jalan Gereja) yang langsung tertuju ke main entrance dengan 2 menara kembarnya, yang menjadikan axis setangkupnya terasa Gambar 3. Tampilan Gereja Blenduk dengan sangat kuat, mungkin ada maksud untuk lebih Menara Kembar. menegaskan / menguatkan kesan monumental.


Gambar Gereja Blenduk Semarang serat

2 Gambar-gambar gratis dari Gereja Blenduk. Temukan gambar Gereja Blenduk Bebas-royalti Tidak ada atribut yang di perlukan Gambar berkualitas tinggi.


Blenduk Semarang Church is a Church that Was Built in 1753 and is One of the Landmarks in the

Lewat tulisannya, Mengenal Gereja Blenduk sebagai Salah Satu Landmark Kota Semarang, Moedjiono dan Indriastjario mengatakan bahwa pada 1894-1895, bangunan tersebut diperbaiki dan dibangun ulang oleh Belanda. Pihak Belanda melakukan perubahan yang drastis dengan mendirikan dua buah menara. Bentuk atapnya pun diubah seperti kubah setengah bola.


Gereja Blenduk Genpi Jateng

Sejarah Gereja Blenduk Semarang. Gereja Blenduk Semarang merupakan Gereja yang dibangun pada 1753 ini merupakan salah satu landmark di Kota Lama. Berbeda dari bangunan lain di Kota Lama yang pada umumnya memagari jalan dan tidak menonjolkan bentuk, gedung yang bergaya Neo-Klasik ini justru tampil kontras. Bentuknya lebih menonjol .